John Wick pegang pistol

John Wick: Bagusnya Cuma Karena Berdarah-darah

John Wick. Sebuah film laga yang dibintangi Keanu Reeves ini sempat menghebohkan jagad perfilman Hollywood. Saya sendiri nggak ikutan hype John Wick kala itu, soalnya film action nggak begitu menggugah rasa penasaran saya.

Jadi John Wick bercerita tentang seorang pembunuh bayaran bernama John Wick *yoiyolah*. Dia lagi galau sebab ditinggal istrinya pergi menemui Tuhan YME. Di tengah kegalauannya, tiba-tiba dia mendapat kiriman seekor puppy lucu dan sepucuk surat. Tebak dari siapa? Istrinya dong.

Malang nasib Mas John ini. Tak lama kemudian rumahnya disatroni maling. Mobilnya dicuri, rumahnya dirusak, parahnya lagi, anjing pemberian mendiang istri dibunuh! TER-LA-LU!

Bangkitlah amarah John Wick, sang pembunuh bayaran yang pensiun. Dia kembali membuka peti senjatanya dan menyusun strategi untuk memburu maling-maling yang merenggut kado pemberian almarhumah istrinya.

John Wick: Laga Apik Bersimbah Darah

John Wick menembak
John Wick menembak

Sebagai film laga, tentu saja banyak adegan perkelahian dan tembak-tembakan. Kalau nangis dan jambak-jambakan, drama namanya *abaikan*. Perkelahian di John Wick dikemas dengan apik.

Nilai plusnya lagi adalah film ini nggak sungkan-sungkan mengumbar darah. Bagi saya sih ini jadi nilai plus di tengah kebanyakan film aksi yang masih malu-malu kucing mengumbar darah. Padahal kan darah adalah hal yang wajar dalam perkelahian dan tembak-tembakan. Film laga tanpa darah muncrat itu bagai taman tak berbunga.

John Wick: Bagusnya Cuma karena Berdarah-darah

Dulu sih pas waktu hype, banyak kritikus film yang bilang kalau Joh Wick ini ciamik! Hebat tak terkira wes. Ratingnya di IMDb dan Rotten Tomatoes juga bagus. IMDb ngasih rating 7.2/10, sedangkan Rotten Tomatoes nggak sungkan-sungkan ngasih rating 85%. Sangar kan ya?

John Wick dan anjingnya
John Wick dan anjingnya

Nah, saya nonton kemarin nggak gegara lihat rating yang tinggi itu sih. Tiba-tiba aja gitu ngeklik folder John Wick di laptop. Menit-menit awal sih saya masih menikmati kemisteriusan John Wick. Pada titik anjingnya dibunuh saya bergidik ngeri. Darah-darah mulai bermoncrotan. Crot..crot…crot…

Kemudian banyak adegan laga berdarah-darah yang saya akui emang apik dan keren. Namun, lama-lama saya mulai bosan dan mikir, ini John Wick kayaknya modal untung aja deh bisa selamat dari gempuran peluru dan tonjokan musuh-musuhnya. Bagi saya plot yang John Wick selalu selamat ini kok sekedar klise tokoh utama harus menang saja ya. Jadinya, John Wick kehilangan kegarangannya sebagai sosok pembunuh. Ada yang sependapat?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *